iWartaONE-Inikah Foto Pelecehan Jokowi & Megawati di FB yang Menghina Joko Widodo?
Foto yang dianggap pelecehan oleh Tim masa kampanye Jokowi dan Megawati di FB yang menghina Joko Widodo masih membuat penasaran publik.
Warga jagat maya ingin tahu apa yang diunggah oleh tukang tusuk sate,
Muhammad Arsyad.
Pasalnya, akun Facebook yang bersangkutan telah dihapus dan tidak ada jejak sama sekali terhadap keberadaan foto tersebut.
Diketahui sebelumnya jika kasus yang menyeret Muhammad Arsyad akibat aksi pasang foto porno olahan Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri tatkala masa kampanye Pilpres 2014 lalu. Pemuda 24 tahun asal Ciracas, Jakarta Timur ini akhirnya harus berurusan dengan pihak berwajib.
Dari penelusuran di jagat maya, foto porno Jokowi di FB yang dimaksud tidak bisa diketemukan.
Sebagaimana diketahui jika akun Facebook Muhammad Arsyad telah di-delete. Jika pun ada foto olahan terkait Jokowi dan Megawati hanya gambar olahan laiknya ibu dan anak yang masa Pilpres lalu juga masif beredar. Tentu saja ini bukan foto yang dipermasalahkan.
Dalam pada itu, kuasa hukum Muhammad Arsyad, Irfan Fahmi mengaku jika kliennya tidak paham konsekuensi memuat konten-konten tersebut di jagat maya. Pada Kamis (23/10) pagi kliennya didatangi empat laki-laki sipil kemudian digelandang ke Mabes Polri.
Setelah pemeriksaan selama 24 jam, Muhammad Arsyad akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.
Menurut Irfan, konten-konten yang ia unggah di Facebook juga telah dihapus kliennya karena takut. Dengan demikian wajar bila foto porno FB hina Jokowi sekar dijumpai di jagat maya.
Sementara itu,
tagar #SaveTukangSate sempat riuh diperbincangkan di jagat Twitter dan bahkan nongkrong di trending topic worldwide posisi kedua pada lusa lalu. Hashtag ini berisi topik perbincangan yang inginkan Muhammad Arsyad dibebaskan atas segala tuduhan yang ditudingkan pada dirinya.






0 komentar:
Posting Komentar
Penduduk Indonesia yang baik ialah selalu menjaga lisannya dan tulisannya.
silahkan berkomentar dengan baik dan mendidik,
Dilarang Komentar dengan unsur Hinaan dan SARA.